Ruby on Rails really rocks!
28 May 2008
dulu penasaran apa sih ruby itu.. dan setelah mengenal langsung jatuh hati.. mulai ada keinginan untuk berpaling dari PHP yang telah menemaniku dari awal kuliah.. huhuhu
tapi makasih buat PHP dan Symfony Framework, karena dari situ bisa belajar OOP, konsep MVC, framework, unit testing, dll… dsb..
dan seperti biasa, setiap awal mempelajari sesuatu pasti ada kendala.. setelah mendownload ebook-ebook tentang ruby dan ruby on rails, install ruby, install rails, update plugin eclipse (RadRails - Rapid Application Development Rails) biar memudahkan buat coding.. ternyata versi rails sekarang sudah update ke 2.0, dan yang di semua ebook masih di bawahnya!! alhasil seminggu ngoprek cuma bisa buat controller yang tidak berhubungan dengan database karena ada perbedaan cara menggenerate scaffold pada versi 2.0.. hayyah
kelebihan yang saya rasakan jika dibandingkan dengan cara pembuatan aplikasi dengan PHP, yaitu:
- gak perlu install web server apache karena udah ada, kalaupun mau dijalankan di apache juga bisa..
- penamaan file dan struktur folder dasar sudah distandarisasi, jadi gak perlu capek mikirin file ini mau disimpan di folder mana.. tinggal hapalin pola MVC-nya
- bisa multiaplikasi berjalan secara bersamaan dengan hanya membedakan port dimana aplikasi berjalan..
- dokumentasinya… tinggal ketik command rake doc:app semua dokumentasi aplikasi tertulis langsung..
- bahasanya Ruby style, sesuai dengan slogan Ruby.. programmer’s friend
- migrasi databasenya mudah, mau pindah ke MySQL, MSSQL, Oracle, SQLlite.. bisa aja
- buat ngetes aplikasinya gak perlu repot lagi, bisa dibuat skrip testing dan aplikasi bisa melakukan test sendiri dan melaporkan errornya..
- etc.. masih belajar jugak..
nah segitu dulu review buat RoR (Ruby on Rails)
catatan: untuk lebih memudahkan walaupun gak wajib baiknya mempelajari konsep OOP, MVC, XHTML, dan CSS.
* tulisanku inih norak gak sih, lha ruby aja udah lama keluarnya… ![]()
Detail:
belajar |
